1. Kaya Protein
Tutut mengandung zat gizi makronutrien berupa protein dengan kadar
yang cukup tinggi. Selain itu, mengandung asam amino esensial dan mikronutrien
berupa “mineral” yaitu kalsium yang sangat dibutuhkan tubuh. Hewan lunak
berlendir ini juga rendah lemak, jadi sangat baik jika dikonsumsi. Dengan
pengelolaan yang tepat, tutut bisa menjadi sumber protein hewani yang bermutu
dengan harga murah daripada kambing, ayam atau sapi.
2. Obat Antiseptic
Waktu masih kecil, ada
temanku yang kakinya tertusuk paku, lalu pada saat itu, nenekku langsung
memotong ujung cangkang dan mengoleskan lendir yang keluar dari cangkang ke
luka temanku itu. Alhamdulillah, lukanya cepat mengering dan menurut nenekku,
lendir tersebut membuat luka tidak infeksi.
3. Mengobati Jerawat
Siapa sangka, lendirnya
ternyata bisa digunakan untuk mengobati jerawat yang meradang. Di negara yang
lebih maju, lendir siput diproses dengan tehnologi canggih dan dijadikan bahan
dasar dari beberapa produk kecantikan, yang mana fungsinya juga bisa regenerasi
kulit atau dapat mengurangi kerutan di wajah.
4. Sebagai Obat
Dengan pengolahan yang
tepat, tutut atau bekicot bisa dijadikan penunjang kesembuhan penyakit
hepatitis B, liver, diabetes, TBC, asma, maag sampai ke penyakit sembelit,
influenza dan penambah napsu makan.